Polres Pasuruan Kota Tegas Berantas Premanisme, Jamin Iklim Investasi Aman dan Kondusif

bidikkasusonline
0

  


Pasuruan, bidikkasusonline – Kepolisian Resor Pasuruan Kota menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas iklim investasi dengan tidak memberi ruang bagi aksi premanisme yang berkedok pengamanan proyek. Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, menyatakan bahwa segala bentuk pemerasan, intimidasi, atau tindakan yang mengganggu ketenangan pelaku usaha akan ditindak tegas.

Dalam pernyataannya pada Jumat (9/5/2025), AKBP Davis menegaskan pentingnya menciptakan rasa aman di kawasan industri, termasuk Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). “Kami tidak akan membiarkan tindakan premanisme merusak kepercayaan investor terhadap Kota Pasuruan,” tegasnya.

Sebagai bentuk tindakan nyata, Polres Pasuruan Kota telah menangkap tiga orang pelaku pemalakan terhadap proyek pembangunan di kawasan PIER pada Jumat (11/4/2025). Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan proses hukumnya berjalan.

Selain itu, kepolisian juga bertindak tegas dengan membuka paksa akses jalan menuju fasilitas Gas Metering Station milik PT. Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) di Desa Semare, Kecamatan Kraton, yang sebelumnya diblokir oleh oknum warga. Aksi blokade tersebut dinilai sebagai gangguan serius terhadap aktivitas industri strategis.

“Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga membangun sistem keamanan jangka panjang untuk dunia usaha,” ujar Davis.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Iptu Choirul Mustofa, menambahkan bahwa berkas perkara kasus pemerasan di kawasan PIER telah dilimpahkan ke pihak Kejaksaan. Sementara untuk kasus penutupan jalan di Desa Semare, telah berhasil diselesaikan melalui proses mediasi.

Polres Pasuruan Kota juga memperkuat koordinasi dengan pelaku industri, membentuk mekanisme pelaporan cepat untuk merespons gangguan keamanan. Layanan seperti hotline POLRI 110 serta nomor “Lapor Pak Kapolres” di 0811-2817-168 disediakan agar masyarakat dan investor bisa melaporkan kejadian mencurigakan secara langsung.

Kepolisian berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli di titik-titik rawan dan memanfaatkan kekuatan intelijen guna mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan investasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Kota Pasuruan. (Red.R)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)